there is nothing called coincidence

setelah mendeklarasikan bahwa ada rantai gajah yang harus saya putuskan di postingan sebelumnya, yaitu tentang penggunaan hp dan socmed secara berlebih.. besokannya (mana ada bahasa indonesia “besokannya”?) saya menghapus akun facebook dan twitter sementara.. lalu kebesokan harinya dengan anehnya hp saya rusak lagi.. hahaha xD keren.. dan sekarang hp saya lagi nginep di jambu beserta nomornya (._.)a jadi untuk kali ini saya bener-bener ga bisa dilacak via twitter, facebook, sampe dihubungin via hp juga ga bisa. *lagian siapa juga yang ngelacak*

perasaannya sama seperti bulan oktober lalu pas hp saya rusak juga… langit jadi terlihat lebih indah 😀 hahaha… mulai jalan-jalan sama ikutan satu kegiatan baru lagi.. hari ini ceritanya ikutan programnya Cinta Qur’an metode tahrir yang ternyata lokasinya deket banget sama rumah (yeayy :D) jadi di Cinta Qur’an ada tiga metode pengajaran, yaitu tahrir, tikror, alif.. kalo mau ikut kelasnya harus berurutan, ga boleh tiba-tiba langsung alif, biar sama dulu kali pemahamannya 😀

ih ngomong-ngomong ini martabak keju enak banget :D.. *pause dulu ngetiknya*

lanjuut…. tadi disana pesertanya tujuh orang, ada yang dari tangerang dan bekasi (wuoww).. terus awal dimulainya kelas, kita nonton video tentang anak penyandang tunanetra hafidz Qur’an (ayo di-klik! tapi textnya agak burem).. di menit 1:13 dan seterusnya video ini berhasil bikin saya berasa kayak nelen kulit durian.. sakit, nahan nangis! >,< ah pokonya silakan tonton sendiri. setelah nonton video itu kita dikasih motivasi agar semangat belajar, seperti yang disebutkan dalam suatu hadits..

“Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memperjalankan dia pada salah satu jalan dari beberapa jalan menuju surga, dan sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya bukti keridhoannya pada penuntut ilmu, dan sesungguhnya orang yang berilmu akan dimintakan ampunan oleh penghuni langit dan bumi serta ikan-ikan dilautan. Dan sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas bintang-bintang. Dan sesungguhnya ulama’ adalah pewaris para nabi, dan sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, dan (akan tetapi) mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambilnya, dia mengambil bagian yang banyak.” (HR. Abu Dawud)

aamiin.. aamiin ya Allah x'( .. disana belajar apa aja? 😀 hari ini kita disana belajar ngapalin cerita pendek tentang seseorang yang bernama roza zohana yang lagi tamasya di kota sambil bawa-bawa sofa, terus digodain atho, jadi berdoa saja .. xD kalo ga ngerti sama yang saya tulis silakan hubungi Cinta Qur’an dan daftar sekarang ;P

abis dari sana saya jalan-jalan ke toko favorit sepanjang masa “adi jaya” buat beli pulpen baruuu :3 terus ke perpus lagi setelah sekian lama ga kesana (cuma kesana kalo hpnya rusak xp).. oya mumpung lagi inget, pengen sharing suatu tulisan yang ada di salah satu buku, tentang perintah membaca dan menulis..

Perintah menulis secara khusus muncul dalam konteks transaksi berjangka (2:282), tetapi secara umum perintah menulis dikaitkan dengan perintah membaca dan bagaimana Allah mengajari dengan pena (qalam) (96:3-4). Kedua rangkaian kegiatan ini –menulis dan membaca– merupakan fondasi utama bagi perkembangan ilmu pengetahuan di segala bidang. Dengan itu, umat manusia dapat melakukan pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan peradaban secara lintas zaman, lintas generasi, lintas budaya, lintas bahasa, lintas ruang waktu. Manusia, dengan demikian, menjadi warga dunia, satu umat manusia.

ayo tulis tulis tulissssss..

oyasumi 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s