story of my feelings

An Nisaa’

43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendekati salat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub[301], terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun. 

tiba-tiba disuruh baca ayat diatas sama neng egi, dan belum ngeh juga sampe disuruh ulang-ulang lagi. “…sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan…” atau kalau di terjemahan yang lain “…sampai kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…”

kebiasaan.. kebiasaan banget shalat cuma dipake buat semacam bacaan ritual, toh saya selama ini kebanyakan ga ngertinya sama ayat-ayat yang saya baca, kalo gitu apa bedanya saya sama orang mabuk?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s