Merekam Jejak di Kota Bogor

IMG_4097_wm_wm

#30harikotakubercerita. Proyek ini adalah proyek menulis dari akun @PosCinta yang sampai dengan tanggal 28 Agustus 2015 berhasil mencatat 182 pendaftar dengan 62 kota bersejarah yang akan menguarkan kisahnya sendiri. Rasanya canggung ketika memutuskan untuk mengikuti proyek #30harikotakubercerita lalu tersadarkan bahwa diri ini belum mengenal jauh sosok Kota Bogor yang telah membesarkan saya selama 25 tahun dengan penuh kenyamanan. Dengan bantuan kamera, tubuh yang membawa janin berusia enam bulan, dan bantuan sinar mentari pagi yang mengukuhkan tekad untuk menulis, saya memutuskan bahwa proyek ini harus dikerjakan sampai selesai! Bismillahirrahmanirrahim.

IMG_4065_wm

Sambil berlalu-lalang dibonceng di sepeda motor, kami berhasil mengabadikan ikon pusat kota yang terkenal memiliki etnis Sunda ini, Tugu Kujang. Pusaka Kujang yang pada awalnya adalah alat tradisional untuk pertanian di kehidupan masyarakat sunda, dari waktu ke waktu mengalami perubahan bentuk dan memiliki karakter dengan makna tersendiri yang menjadikannya sakral. Kujang digunakan sebagai senjata pada zaman Pajajaran dan merupakan panji kebesaran kerajaan Pajajaran. “Dinu Kiwari Ngancik nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga” tertulis di bawah monumen yang memiliki arti “Apa yang dilakukan hari ini dan esok harus lebih baik dari hari-hari sebelumnya”. Menyenangkan rasanya mengetahui bahwa ikon di kota kelahiran saya memiliki pesan positif untuk disampaikan kepada setiap pengunjungnya. 🙂


IMG_4083_wm

Hanya dengan waktu kurang dari sepuluh menit dari Tugu Kujang, saya dan teman saya sampai di Masjid Raya Bogor yang pada saat itu memang akan dilaksanakan Shalat Jum’at. Sambil menunggu teman yang melaksanakan shalat, saya mengingat kembali masa-masa ketika rajin mengunjungi perpustakaan masjid raya. Setelah terdaftar menjadi anggota perpustakaan, pengunjung dapat meminjam buku secara gratis hanya dengan mengikuti beberapa peraturan sederhana yang perlu diikuti. Bisa membaca buku seharga puluhan ribu tanpa harus membeli rasanya sangat menyenangkan! Tulisan mengenai perpustakaan ini pernah saya buat pada tahun 2013 yang bisa dibaca di sini.

IMG_4102_wm

Masjid Raya Bogor bisa menjadi area publik yang menarik untuk diceritakan karena walaupun kegiatan utama di masjid adalah untuk orang Islam yang menjalankan ibadah, banyak kegiatan lainnya yang dapat diikuti oleh semua orang yang beragama Islam maupun bukan :). Berbagai acara seminar dengan pembicara terkenal, bazaar pameran buku besar-besaran, pengobatan alternatif gratis, dan kegiatan positif lainnya rutin diadakan di tempat bersejarah ini. Fakta unik yang perlu diketahui, Masjid Raya Bogor yang pada saat pembangunannya memerlukan waktu sembilan tahun, ternyata dibuat oleh arsitek terkemuka di Indonesia bernama Frederich Silaban yang merupakan penganut agama Kristen Protestan :). Sangat beruntung Kota Bogor memiliki bangunan indah yang didalamnya terdapat kegiatan-kegiatan positif yang mengundang perhatian. 

IMG_4124_wm

Ketika rintik hujan membasahi jalan dan rerumputan, kemudian menyeruakkan wangi petrichor dan semburat pelangi menjuntai indah setelahnya, kamu akan tahu bahwa Kota Bogor telah menjejakkan diri di setiap hati penghuninya. Berjuta cerita masih tersimpan untuk diutarakan mengenai kota tercinta ini, membuat ragu untuk ditinggalkan dan mustahil untuk dilupakan. Wilujeng sumping di Kota Bogor! 🙂

Advertisements

9 thoughts on “Merekam Jejak di Kota Bogor

  1. bogor itu indah, sambil makan roti unyil nongkrong d bawah phon yg gede” sekitar masjid raya, segerr suasana hati jadi adeem

  2. Waaaaaaah, di foto kakak Bogor-nya jadi cakep. Dan aku selalu ingat taman Bogor dulunya nggak begitu, cuma pagar batako doang dan di situ ada banyak kenangannya. Sekarang udah cakep :’) Aku juga bakal cerita tentang Bogor bagian Utara nih. Hehe

  3. Pingback: Bogor di Bawah Terik Sinar Matahari | windamaki's blog

  4. Pingback: Kuliner Khas Bogor yang Murah Meriah | windamaki's blog

  5. Pingback: Wisatawan Cinta Bogor | windamaki's blog

  6. Pingback: Gerakan Memanusiakan Manusia | windamaki's blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s