Matahari 3 Tahun 6 Bulan

“Matahari kalau sudah besar ingin jadi apa?” tanya ibu. “Jadi banteng,” katanya dengan yakin.

Buku (perpus) kesayangan Matahari yang ada bantengnya. Sampai ingat seluruh kalimatnya.

Matahari memang selalu suka dengan tampilan fisik yang tinggi dan besar. Hmmm.. Ibu masih mencari cara, bagaimana ya meyakinkannya bahwa tidak tinggi dan besar itu tak mengapa? Hehheu. Sepertinya ibu perlu mengenalkan cerita David dan Goliath suatu saat nanti…

Rasanya bulan ini banyak sekali hal yang terjadi. Mari kita ceritakan satu-satu yaa…

1. Matahari mulai trial sekolah

Matahari mulai bersekolah bersama teman-teman sebayanya. Sepertinya beliau memang cukup siap, mengingat sebelumnya ia sudah beberapa kali ikut ke kantor ayah tanpa ditemani ibu. Namun ketika hari pertama kemarin ibu mengantarnya, ia sangat sedih ketika ibu pulang duluan. Sedangkan ia sendiri masih harus menunggu sampai ayah selesai bekerja di usai waktu sekolah. Hmmm.. Solusinya bagaimana ya? Kan tidak mungkin juga naik motor ber-4 dengan jarak sejauh itu.

2. Matahari stop menonton

Tiba-tiba saja aktivitas rutin menonton hilang dari daftar harian Matahari. Berawal dari ibu yang tidak sengaja memberinya tontonan yang membuatnya trauma. Yaitu film singkat tentang pemadam kebakaran yang menolong orang terjatuh. Ia menangis sambil berteriak histeris :(. Maaf ya Matahari. Tapi ibu sedikit khawatir dan kurang percaya diri jadinya. Secara otomatis sumber suara yang ia dapatkan hanya dari sekitarnya saja. Terutama orangtuanya atau lebih sering dari ibunya dong??? Wah, semakin harus memperhatikan kata-kata ya :’D

3. Matahari belajar adaptasi dengan berpindah tempat tinggal

Bulan ini kami berpindah tempat tinggal karena uwak egi libur lebaran selama sebulan. Otomatis kami kembali menempati rumah ayah yang sudah lama kosong. Masa adaptasi Matahari ternyata luar biasa. Pernah beberapa hari ia murung dan menangis pilu karena ingin pulang ke rumah nini. Imbasnya ia menjadi susah makan sampai kurus. Huhuu.. Tapi belajar ya nakkkk… Kan katanya ingin sekali melihat tempat yang ada saljunya. Ya mulai sekarang adaptasilah berpindah-pindah tempat seperti ini, haha. Hari lebaran kemarin pun kami pergi piknik ke tempat yang perjalanannya cukup terjal ditambah maceettttttt sekali. Alhasil ia sampai muntah beberapa kali. Semoga lama-lama terbiasa ya, tahalii..

4. Matahari menjadi pak polisinya adik

Setiap adik melakukan “hal yang kurang tepat”, matahari pasti siap untuk melarangnya. Dann sayangnya cara yang digunakannya adalah dengan memaksa dan galak sekali. Ketauan deh ya didikannya gimana -____-. Maaf ya Matahari. Ibu akan belajar berbicara dengan komunikasi efektif yaaa.

5. Matahari mulai dibacakan buku cerpen dengan sedikit gambar

Berawal ketika ibu membaca buku The Read-Aloud Handbook karya Jim Trelease. Dimana di situ terdapat cerita ada guru yang senang sekali membacakan novel kepada muridnya yang berusia 3-4 tahun. Wah, selama ini Matahari terus saja dibacakan buku bergambar dengan minim tulisan. Konon hal ini seolah mengerdilkan kemampuan bahasanya. Pada umumnya kosakata anak usia 3 tahun sudah mencapai ribuan, namun kok masih dibacakan buku dengan 100-200 kata saja? Yasudah ibu meminta ayah membawakan buku cerpen enid blyton sebagai permulaan. Ternyata ia sudah dapat menyimak dengan baik dan mengerti alur ceritanya! Whaaa.. Ibu jadi tidak sabar ingin membacakan buku Charlie and The Chocolate Factory xD.

6. Akhirnya Matahari memiliki balance bike sendiri

Setelah mengikhlaskan diri melepas sepeda pinjaman dari komunitas, akhirnya beberapa bulan kemudian Matahari bisa dibelikan sepeda sendiri. Alhamdulillah ya nakkk.. Apalagi memang baru sekarang sepeda yang berwarna orange dijual, pas sekali dengam warna kesukaan Matahari. Setelah sepeda dirakit, ia dapat langsung memainkannya dengan lancar karena sudah pernah mencoba sebelumnya. Semoga mainan ini bisa bermanfaat yaa.. Aamiin.

Yapp.. begitulah cerita Matahari selama menjalani usia 3 tahun 5 bulan. Bulan depan Insyaalah kisahnya akan mencakup tentang kegiatan sekolah :D. Wah, anak ibu sudah besar ya. Selamat bertumbuh, Matahari..

2 thoughts on “Matahari 3 Tahun 6 Bulan

    • Kalau aku awalnya kenalin dulu lewat video youtube. Terus dateng ke acara komunitasnya buat nyobain dan ngeliat anak-anak lain main. Habis itu pinjem 3 dulu minggu, baru deh belii… Prosesnya lumayan panjang hahhaa. Tapi memang kayanya nyamannya pas mendekati usia 3 tahunan, Mbak. Pas dia udah bener-bener kenal tubuh sendiri dan tekadnya lebih kuat 😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s