0

Matahari 3 Tahun 4 Bulan

Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim

Syelamat 3 tahun 4 bulan Tahaliiii.. Lahirnya sih jam satu siang ya, tapi ibu nulisnya jam 1 pagi x)).

Punya adik itu hal yang menantang banget yaa buat Matahari. Apalagi adiknya belom ngomong dan doyan adu fisik -__-, sabar-sabar aja sama Mamudla ya tahalii..

matahari yang sedang “kabur”. buka pagar dan pergi sendiri dengan mobilnya, karena ibu sedang malas diajak keluar

Menurut ibu pas Matahari usia 3 tahun sekarang itu bener-bener paling menguras energi, hahhaha.

Memang ngga enak banget pastinya ya. Pas lagi asik-asik main, eh ada bocah kecil yang dateng-dateng ngancurin lego atau tumpukan yang udah Matahari bangun tinggi. Mau marahh pastinya..

Apalagi ibu belum dapet formula yang pas buat ngelerai kalian berdua, ibu rasa Matahari sering merasa orang dewasa itu tidak adil.. Iya ngga?

Untung ayah kemarin pinjam buku It’s okay not to share dari sekolah. Lumayan, dari situ ibu jadi tau kalau Matahari ngga harus dipaksa untuk berbagi atau untuk sayang adiknya. Ada masa di mana Matahari boleh ngga suka sama adik, asal tidak menyakiti secara verbal atau fisik.

Eh, mungkin hal ini berlaku untuk orang dewasa ke anaknya juga, ya? Jujur lah walaupun sayang banget sama anak, pasti ada masa tidakannya sangat sulit untuk dimaklumi.

Jadi ingat kejadian semalam.. Gara-gara sering menonton lagu Yes Papa, Matahari jadi sering ngadat ingin makan gula banyak langsung dari wadahnya. (Bzzzzzzz… salah satu efek nonton yang jelek banget). Pertama ia mengambil wadah gula pasir sendiri dan asyik memakannya bersama adik. Setelah itu ibu katakan, “jangan banyak-banyak”. Ibu pun mengambil wadah tersebut dan menyimpannya diatas kulkas.

Matahari marah luar biasa. Warbiyasak banget lebih tepatnya -___-. Ibu pun mengambil “waktu tenang” untuk ke kamar mandi sebentar, mencari ide apa yang harus ibu lakukan selanjutnya.

Di sini ibu rasa ibu tidak memarahi dengan bentak-bentak dan tidak “bermain” fisik (belum pernah dan jangan sampai). Tapi tindakan ibu jelas sangat melukai Matahari.

Sebenarnya Matahari tetap bisa mendengar ketika sedang marah-marah. Toh kami lebih sering menyelesaikan permasalahan dengan berkomunikasi (walaupun di saat tegang), dibandingkan dengan tetap membiarkannya menangis tak tentu arah. Ibu ingat di salah satu buku memang anak itu perlu dibantu untuk keluar dari emosinya sendiri, tapi ibu lupa tepatnya bagaimana teorinya, huehhe.

Ketika anak usia 3 tahun itu beneran harus baca banget deh orang tuanya :s. Soalnya kalau ngga baca, ujung-ujungnya pasti keluar jurus “natural”. Alias jurus “menghadapi masalah” ala leluhur yang bahkan kita pun dulu gak suka banget digituin. Hmmmfff…

Banyak-banyak belajar dan berdoa ya, bukwin!

Matahari pun mulai menabung untuk beli mainan sendiri di celengan dari botol minum transparan. Kata ayah celengannya sudah bisa dibuka, tapi ibu masih ragu bagaimana cara menyampaikan bahwa dalam harta kita harus ada bagian untuk charity. Sudah bisa mengerti belum, ya?

Tadinya ada satu hal lagi yang ingin ibu ceritakan, tapi kok ya lupa sih -_____-

Btw karena temanya marah, jadi inget sekarang lagi hot-hotnya pilpres. Begitu banyak orang yang ngegas dan susah keluar dari emosi negatifnya sendiri. Ibu sendiri ga betah banget loh, muakkk sekali rasanya sama WA grup -____-.

Jadi inget kata bu egi, kalau di negara kita memang banyak orang dewasa namun masih “baby soul”. Yah, jadi sabar ajalah ya menghadapi baby :s. (padahal akupun juga sama)

Semoga hari-hari di negara Indonesia terselamatkan dari segala duka dan nestapa. Aamiin.

2

Samudra 1 Tahun 6 Bulan

Audzubillahiminasyaitonirojim. Bismillahirohmanirohim

Akhir-akhir ini ayah dan ibu tantangannya sungguh beraattt. Entah kenapa kakak Matahari tidurnya sedang kebangun-bangun terus ditambah berteriak seperti di film insidious. Jadi waktu tidur ayah dan ibu berkurang cukup buanyak.

mereka memang suka rebahan semau-maunya

Tulisan bulanan Samudra jadi terlambat satu hari, ini pun ibu menulis tengah malam dalam keadaan mengantukk sekali. Oya, Samudra sekarang berusia 1,5 tahun. Syelamatt!

Kosa kata Samudra lumayan bertambah walau masih kurang jelas. Ia sudah bisa menolak dengan mengatakan “ngga” ketika ayah menyuruhnya tidur. Ahhaha.

Paling kocak melihat ekspresinya ketika tidak mau disuapi makanan. Ia akan memonyongkan mulutnya semaksimal mungkin sambil memalingkan wajahnya x’D.

Ketika merasa haus, Samudra akan mencari gelas dan mengisi air sendiri di galon. Lucu sekali melihat tingkahnya. Ia pun sudah semakin lihai minum air sendiri tanpa ada tumpahan di baju.

Ia ikut gemas ketika melihat kakaknya menangis. Ketika sang kakak mulai menjerit-jerit, Samudra akan mendekatinya dan mengatakan “sssttttttt”. Persis seperti apa yang kakaknya lakukan dulu. Hal ini kakak pelajari dari lagu wheel on the bus ketika bagian sang ibu menenangkan anaknya xD.

Kemajuan perkembangan sosial Samudra lumayan berkembang dibanding bulan lalu. Sekarang kalau disapa orang baru, ia akan tersenyum sambil pamer gigi. Alhamdulillah, sebelumnya kan masih takut banget ya, nak…

Samudra kini lebih tahu batasan daripada sebelumnya. Ia tidak akan langsung mengambil barang yang sedang dimainkan kakak, karena kini ia tahu “akibatnya”. Hahhahaha..

Masih setahun kehidupannya sudah keras ya, nak! Adaptasi sebelum menjalani kehidupan lebih liar di luar sana x)). Karena Samudra mau tidak mau akan ikut menemani ketika kakak bersekolah nanti. Jadi bisa dibilang ia mencicipi kehidupan sekolah di usia yg lebih muda.

Keinginan Samudra untuk ini itu masih sangat kuat, sampai ibu lolahh sekali rasanya ketika menggendongnya dan ia memaksa ingin memegang pisau.

Samudra dan Matahari sedang suka permainan “takut-takut”. Alias mereka akan mendekati ayah/ibu/nini, kemudian kami akan berekspresi seram. Setelah itu sang double trouble akan berlari-lari kabur. Mereka akan mengulangi permainan itu tanpa peduli kami sudah bosan atau belum -_-. Samudra akan berkata, “aaaagih…aaaagih….” ketika ibu tak kunjung menakut-nakuti.

Laporan 1,5 tahun kali ini ibu tutup dengan cerita benjol besarnya Samudra :)). Siang tadi Samudra main lari-lari sampai kecapean, “apesnya” ia lemas dan memilih menjatuhkan diri tepat di bagian ujung kursi. Alhasil bagian keningnya langsung berdarah dan benjolnya besaaar sekali. Namun setelah ibu kompres dengan air-kelapa-ayah-yang-baru-ibu-simpan-di-freezer (haha), benjolannya menjadi agak mengecil. Puasss sekali ia menangis sampai akhirnya tidur sendiri. Hhhhh… Dasar Mamudlaaaa…

Semoga ibu masih cukup umur untuk terus menuliskan perkembangan Samudra. Sampai akhirnya ia yang meminta ibu agar tidak menyebarkan aibnya lagi, hahahahhh!

Oyasumi, children (si ibuk campur2bahasa). Udahan dulu ibu nulisnya, gatel banget nulis sambil diserbu nyamuk -__- Ciao!

0

Matahari 3 Tahun 3 Bulan

Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim
Besok Matahari berusia 3 tahun 3 bulan, Alhamdulillah. Ibu nulisnya sekarang aja, abis biasanya kelupaan muluuu.
IMG_6952

sepatu yang sudah hilang sebelah

Karena Matahari udah gede dan udah bisa ini itu, ibu jadi bingung harus nulis apa yaaa…. Hal yang ibu perhatikan jelas dari Matahari itu Matahari suka banget dibacain buku dan suka nonton (dosa ibu niihhhhh).
Gara-gara baca buku, belajar bahasa Inggris dan belajar angkanya jadi ngebut. Ibu ga niatan ngajarin hal-hal akademik cepet-cepet juga sii, cuma bacain buku yg dibawain ayah dari perpus aja. Kebetulan Mataharinya suka.
Nonton pun mulai berkembang, dari yang tadinya nonton barney aja, sekarang jadi suka nonton cara ngerakit lego. Wawww.. Mulai keliatan “laki-nya” ya nak. Suka ajak-ajak ibu kalau lagi nonton, soalnya setiap adegannya ditanyain, “itu kenapa? ini kenapa?” Terusss aja ga habis-habisss… Hahhaha..

Continue reading

0

Samudra 1 Tahun 5 Bulan

Selamatt Mamudla tambah bulan lagi hari iniiii. Semalem abis begadang karena sore bobok di rumah uti. Jadi semaunyah deh tidur malemnya -__-.

Foto anak yg baru bangun jam 8

Samudra lagi suka joget gulung-gulung tangan. Lagi ngapain juga gulung2 aja teruss. Pas ibu kemarin belajar sign language lagi juga mamud seneng banget ngikutin. Dohh, PR ibu banget nih belajar bahasa isyarat. Biar samudra ngomongnya lancar kayak kakak Matahari dulu. Udah mau satu setengah tahun masih tetep hematt nih ngomongnya mamudd.

Walaupun ngomong hemat, bukan berarti nggak banyak keinginan. Samudra pengen ikutan segala-gala yang dilakukan kakak. Sampai beberapa hari yg lalu dia ambil telur di kulkas, terus dengan caranya sendiri dia mengarahkan ibu buat ambil mangkok dan garpu. Iya, dia pengen bikin pancake sendiri kayak kakaknya 😂. Lucu sih liat nak bayi begitu udah kocek2 telur sendiri 😝.

Samudra sekarang kalau marah langsung aja pukul kakaknya, bzzzzz….. Sedangkan kakaknya kalau mau bales ragu-ragu. Jadi cuma nepuk doang gitu atau mukul udara, nggak mukul sekuat tenaga kayak adik samudra. Huhuuu. Lion heart banget yaa, Matahariii.. (ini istilah dari novel, maap kalok ngga ngerti 🙃)

Oyah, di blog ini ibu selalu bahas Samudra ya. Soalnya kalo bahas Matahari mah di instagram khusus, bukan berarti gak dibahas yaa, Tahaliii.. (takutnya entar pas gede ngambek, haha).

PR ibu satu lagi sebenernya ajak Samudra di tempat yang banyak orang. Soalnya keliatan banget masih takut sama orang baru. Mana beberapa hari lagi mau ibu ajak ke Jakarta, takut nggak ya diaa 2 jam di dalem ruangan denger ibu ngobrol sama orang lainnnn….. Ya Allah semoga dilancarkan yaa rencana nanti.

Waahh, samudranya sudah bangun. Udahan dulu nulisnya yaa.

Semoga harimu terselamatkan dari segala duka dan nestapa. Aamiin

0

Samudra 1 Tahun 4 Bulan

paling suka mendengar ayah ibu baca buku

Selamat 1 tahun 4 bulan Mamuddd! Sebenarnya sekarang sudah tanggal 11. Namun masih pukul 00.11, jadi ibu hanya terlambat sedikitt saja memberi ucapannya.. Tidak apa-apa kan, Samudra? (biasanya ketika ia ditanya begini jawabannya adalah “dapapa“).

Hal yang makin menonjol dari samudra adalah…. pukulannya!! Sekarang tenaganya sudah cukup besar untuk memukul ibu lebih kencang. Ya Allah, ini adalah ujian 😐.

Ibu pikir ini adalah akumulasi dari kekesalannya sejak masih orok dulu. Dimana ibu sering membiarkannya menangis menjerit karena ibu masih harus menyusui sang kakak. Plus pembiaran-pembiaran lainnya karena ibu pun lebih mendahulukan pekerjaan rumah yang nevaaa endin’.

Ya Allah maafkan aku Ya Allah. Semoga segera mendapat solusi dari perilaku kasar ini, huhu.

Namun disisi lain tentunya Samudra masih lucuw sokali. Sampai-sampai dalam satu hari ibu kelewat sering mengatakan, “lucu bangettt” ketika melihat tingkah samudra yg gemetsnya berlebih.

Untuk urusan fisik cukup ada perkembangan. Ia sudah bisa mengangkat kaki cukup tinggi agar bisa melangkahi kaki ayah ketika ayah sedang duduk di lantai. (dohh suwer susah banget jelasinnya, pokoknya begitu deuh). Masih suka main menjatuh-jatuhkan diri di kasur bersama kakak. Larinya makin cepat dan jogetnya pun semakin fasih, hahhaha.

Kalimat barunya adalah ndapapa, mimi, mau, enum (sambil sign language gerakan minum). Kalau Samudra sepertinya memang lebih hemat bicara namun banyak bergerak.

Keterampilan sosialnya sebenarnya cukup baik, karena sejak lahir sudah mendapat stimulasi dari kakak-kakaknya. Ia suka kepada anak-anak kecil, namun ia masih takut kepada bapak-bapak. Bahkan melihat akungnya sendiri pun ia menangis kencang. Duh, untung saja ada kakak Matahari yaa, jadi akung tidak sedih melihat cucunya yang bulat ini ketakutan.

Oya, ada kabar terbaru yang bikin sedih :(((. Selama 3 bulan ini berat badan Samudra tidak naik :(((. Kalau konsultasi gizi sih pasti langsung harus minum susu tambahan (pengalaman matahari dulu). Semoga ada rizki yang cukup ya nakkk untuk asupan gizi lebih baik. Aamiin.

Semoga petualangan di bulan ini akan seru dan menyenangkan yaaa.. Ciao sampai bulan depaaaann~

0

buwin ngomongin uang (dan masak)

Beberapa waktu yang lalu buwin lagi seneng banget bikin konten tentang uang di ig stories. Sayangnyaaa tulisan yang buwin bagikan cuma dari buku-buku atau artikel aja. Bukan dari pengalaman pribadi.. Hehhe.

buku pertama tentang uang yg pernah buwin beli

Yaaa… Gimana ya… Ga bisa juga nulis pengalaman pribadi, lah sendirinya suka hambur-hambur uang dan males berubah 😂. Padahal ga boleh banget yaa mengucapkan hal yang tidak dikerjakan. Etapikan buwin cuma cerita apa yang buwin baca dari buku, mungkin gapapa yaaa 😆.

Intronya udah dulu, mari kita geser topik dikit..

Jadiii ceritanya sejak buwin non-aktifin instagram selama sebulan ini. Dengan keajaiban bulan buwin kerjaannya jadi masaaaaaaakkkkkkkk melulu.

Waw, diri sendiri pun ikut terkejut.

Jadi ngeh kalau semua orang dewasa itu pada dasarnya ngga bisa diem, sama kayak anak-anak. Hal yang bisa bikin kita kalem itu cuma layar. Nah, karena waktu sibuk bikin kontennya otomatis hilang, jadi aja beralih ke urusan perut.. heheu.

Lalu ternyataaa hal yang buwin amati setelah jadi rajin memasak, buwin jadi bisa beli bahan makanan yang sebelumnya ngga berani nyentuh acan. Ditengok pun ngga, karena selalu mikir uangnya ngga cukup.

Etapi pas sekarang masak melulu kok ya jadi bisa beli ya, bahkan bisa terus-terusan. Whiii… Rezeki memang datang dari bekerja, ya 😂.

Memang sih buwin ngga nyatet-nyatet pengeluaran (maleus.com). Tapi ya ternyata dengan rutin bikin bekel suami dan siapin cemilan di rumah (semacem kacang ijo atau jasuke), jadi selalu ada uang lebih untuk beli bahan makanan tambahan.

Walaupun yhaaa wangnya sih abis-abis juga pas akhir bulan (wekkekkekk). Tapi barang-barang yg dibelanjainnya naik kelas. Alhamdulillah, rezeki anak-anak ya kalau kata orang dulu mah 😆

Pas buanget nih anak-anak memang perlu naikin berat badan. Etapi pas lagi program gini malah sempet sakit dan gamau makan sama sekali nih mamudla -__- (ehh out of topic)

Yahh.. intinya pesan moral di postingan kali ini adalah…. SINGKIRKAN DISTRAKSI DAN MARI MASAAAKKK. Masak pangkal kayaaa.. Aamiin.

ciao!

0

Samudra 1 Tahun 3 Bulan

Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim

Selamat tambah bulan samudraa. Tanpa sadar sudah tanggal 10 dan Samudra betul-betul tambah pinterrr xD.

foto kemarin, sedang sibuk bermain benang seperti kucing

Sampai wa egi berkali-kali bilang kalau samudra pinter banget nggak kayak bayi, hahha.

Tapi saking pinternya udah bisa keluyuran ke rumah tetangga sendiri dong -___-. Dengan santai ia berjalan lenggak-lenggok (karena popoknya tebal), sambil memegang salak yang sesekali dikunyahnya. Tanpa takut ia menanjak semen tanjakan di depan pagar tetangga. Yang akhirnya sih digendong ibu karena ia terjatuh juga 😂.

Samudra suka sekali bernyanyi bersama lagu twinkle-twinkle little star. Ia akan membuka mulutnya lebar-bebar dan bernyanyi “AaaaAaaaAaaAaaaaaEeee”. Lucu sekali 😆. Kadang-kadang ia menirukan apa yang kami ucapkan. Ia pun sudah bisa bilang “ksssyie” (terima kasih) setelah diberikan suatu barang.

Samudra sudah bisa menggeser-geser sepeda roda tiga dengan kakinya. Ia pun sudah bisa berlari lebih kencang dari sebelumnya. Walaupun posisi favoritnya adalah jongkok dan memerhatikan orang lain yang bermain 😀.

Samudra dekat sekali dengan semua anggota keluarga di rumah. Ia bahkan dapat memilih dan memohon kepada wa egi dan nini untuk menggendong tubuhnya yang beratt.

Hal yang masih PR ayah ibu untuk samudra adalah melatih kecerdasan emosinya. Karena kalau sedang kesal, ia tidak segan untuk memukul dan menendang. Oh, akhirnya ibu tahu sensasi dipukul anak seperti orang tua yang lain yah -__+. Hal ini tidak pernah ibu alami sebelumnya ketika mengasuh Matahari. Yaa beda anak beda tantangan ya 😐.

Samudra sekarang sedang tidur pagi. Karena ia bangun malam hari sampai jam 4 subuh -______-. Ayah herry bertanya kenapa ibu sekarang sering terlambat membangunkan ayah. Yhaaa karena ibuk ikut begadang lah jadi telat juga bangunnya 😂😂.

Nanti Ibu inget-inget dan nulis lagi deh cerita tentang samudranya. Sekarang segini dulu aja ya 😚.

Selamat 1 tahun 3 bulan, Samudra!!