0

whee! :D

saat umur 24 ini banyak sekali perubahan beruntun yang datang menghadang, haha 😀 teringat seperti ketika memasuki usia 20 tahun, dimana saya mengalami fase kehidupan, bahwa semakin berambahnya usia semakin diuji. sesuai dengan janji Allah pula di salah satu ayat surat yusuf, ketika seseorang telah cukup dewasa, Allah akan memberikan kekuasaan dan ilmu.

ketika saya berusia 20, saya mulai menggunakan jilbab, pindah rumah, mengalami kasus yang tadinya saya pikir tidak mungkin akan menimpa keluarga saya, mulai membaca buku tentang pernikahan gaya islam #ehem, mulai tertarik dengan agama (walaupun sampai sekarang pengetahuannya pun masih setetes), berpisah dengan seseorang yang mengisi waktu saya beberapa lama, dan yang paling mengerikan adalah ditinggalkan ayah saya selamanya. pada tahun yang sama juga mungkin ujian juga terjadi pada ibu saya, selang beberapa hari setelah ayah saya berpulang, semua pegawainya mengundurkan diri bersamaan.

🙂

pada saat mengalami hal itu saya sempat mendeklarasikan bahwa usia 20 adalah masa terburuk dalam hidup saya. pahit, mengerikan. tetapi tentu saja dibalik semua ini Allah menyimpan rencana terbaik 😀 jika saja tidak ada kejadian-kejadian ini, seorang Winda yang manja, gatau cara pake uang yang dikasih orang tua selain untuk jajan, ga pernah tau cara masak nasi nyuci baju nyuci piring nytrika dan sebagainya, yang gatau bahwa ternyata ga apa-apa loh ga punya pacar (karena ga pernah lepas pacaran dari awal masuk sma) mulai meninggalkan ke-gatau-gatau-an itu sedikit-sedikit. hahaha 😀 kalo ga ada hal ini mungkin winda yang sekarang masih jadi winda yang lama (dan itu horror banget).

walaupun diakui memang winda yang sekarang masih horror (HAHAHA) intinya sih pokonya yang tadinya benci sama winda 20, sekarang malah jadi mau mengucapkan terimakasih. terimakasih Ya Allah, terimakasih winda 20! 😀

OHAYOU! 😀

0

itulah alasannya kenapa mejikuhibiniu meninggalkan hitam

“Have you ever been in love? Horrible isn’t it? It makes you so vulnerable. It opens your chest and it opens up your heart and it means that someone can get inside you and mess you up. You build up all these defenses, you build up a whole suit of armor, so that nothing can hurt you, then one stupid person, no different from any other stupid person, wanders into your stupid life…You give them a piece of you. They didn’t ask for it. They did something dumb one day, like kiss you or smile at you, and then your life isn’t your own anymore. Love takes hostages. It gets inside you. It eats you out and leaves you crying in the darkness, so simple a phrase like ‘maybe we should be just friends’ turns into a glass splinter working its way into your heart. It hurts. Not just in the imagination. Not just in the mind. It’s a soul-hurt, a real gets-inside-you-and-rips-you-apart pain. I hate love.” 

-Neil Gaiman-

 

Hitam adalah warna. Hitam adalah kegelapan. Hitam selalu datang terlambat. Ke sekolah terlambat. Ke bioskop terlambat. Mendatangi janji juga terlambat. Itulah alasannya kenapa Mejikuhibiniu meninggalkan hitam.

-Tere Liye-

hari ini temanya gelap, semoga besok cerah 😀 haha

0

finally found you :3

apakah rencana Allah sesuai dengan rencana saya? 😀

sambil jalan dari rumah menuju tempat dimana saya biasanya nungguin angkot 05, nggak kayak biasanya tiba-tiba hari ini saya konsultasi dijalan (kalo ada orang lain ngeliat saya pasti disangkanya lagi ngomong sendiri sambil jalan kaki), kurang lebihnya seperti ini..

“Ya Allah, rencana saya hari ini adalah………………………….. bagaimana dengan rencana-Mu terhadapku Ya Allah?  saya percaya ……. memang………….. untuk …………………. sebagai……………”

hahaha 😀

alhamdulillah, rencana hari ini beneran melebihi ekspektasi.. untuk curhat saya tadi pagi mengenai rencana hari ini beneran berjalan mulusss… malah lebih baik dari yang saya rencanakan 😀 dan ada salah satu deklarasi 2014 saya yang 90%nya tercapai #lalalayeyeye .. sebenernya bisa 100% kalo saya mau usaha dikitt lagi :p

OYA,

ada hal lain yang perlu diketahui, banyak yang suka SALAH BACA cover saya, salahnya pake salah banget lagi, dengan contoh saya sering disebut ustadzah, cuma mau dilamar sama ustadz / hafidz Qur’an, sampe temen saya bilang “win, cari jodoh ya manusia aja, bukan nabi” (padahal nabi kan manusia ya (-_-)a), padahal saya ga pernah bilang apa2 tentang kriteria, kenapa pada nyangka ke situ semua .___.trus yg paling bikin saya ngeh bahwa orang-orang salah banget nilai saya itu pas kmaren ada pengajian kantor dan disuruh baca surat hapalan, temen-temen saya malah pada nunjuk saya, meeen disangka qori’ah jangan-jangan (JAUUHH BANGETTT) (.__.)a *dan pada akhirnya ya tentu saja memang bukan saya yang baca*

buat baca tulisan arab aja saya masih belajar, masih jauh dari dibilang bener, bagusan anak sd kali, serius! masih buta juga sama sejarah-sejarah agama sendiri (yang ini juga pasti kalah sama anak sd), boro-boro bisa disebut ustadzah, masih acak-acakan, masih jauuh, masih bandel, masih jegar-jeger, masih gatau apa-apa, masih bukan apa-apa, dan masih single ._____. kalo manusia level nabi Yunus aja bilang dirinya termasuk orang-orang yang zalim, apalagi saya????

oyah maaf judul sama isinya ga sesuai, biar rame aja sih, hahaha 😀 *doa terselubung*

ooooyyaaasssuuumiiiiinnaaasssaaaiii mmmiiiinnnnnaaaaa :3

0

ruh

..Kemudian Dia menyempurnakan ciptaan-Nya , setelah ditiupkannya ruh kedalamnya ..

..Aku tiupkan ruh-Ku kepadanya..

ruhnya siapa? .__.

semua ciptaan Allah terdapat ruh Allah .____. air, tanah, pohon, semut, sampai diri kita sendiri telah ditiupkan ruh Allah.. ._______.

siap-siap nerima akibatnya kalo nebang-nebang pohon sembarangan, buang-buang sampah ke sungai, sampai ke ga berusahanya kita menjadi sebaik-baiknya manusia

semua yang hidup terdapat ruh Allah, kan?

0

tepat sasaran

kalau misalkan mau sedekah tepat waktu tepat guna tepat manfaat, mungkin pada saat idul adha harus dipikirkan juga apakah penerima daging mentah memiliki peralatan untuk memasaknya?

*mulaaaiii deh winda* *lupakan*

berhubung sekarang bogor sedang musim hujan, sepertinya seru kalau bisa berbagi payung 😀

Image

dimulai dengan membuat senang sang penjual payung dengan membeli payung yang bagus, tanpa menawar. serius memilih sebelum proses “quality control” yang harus membuka-tutup payung sebelum yakin membeli (jadi ga usah banyak ngerepotin karena semua payung dibukain). dan pada akhirnya bilang, “kembaliannya buat bapak/ibu” 😀 .setelah itu berdoa agar diberi petunjuk, kepada siapakah payung ini harus berlabuh 😛 karena uangnya dari Allah dan Allah juga lebih tau siapa yang paling perlu, makanya harus tanya dulu ke yang Maha Mengetahui 😀 kan pengen tepat guna tepat waktu tepat sasaran :p

hal ini belum saya jalankan, hanya tiba-tiba kepikiran selintas barusan :p

oyasumi :B