0

6 Blogger Favorit ala Buwin ;D

Sebenernya jarang-jarang buwin menulis sesuatu yang berbau blog (atau mungkin belum pernah sama sekali?). Tapi saya teringat pesan Pak Satria Dharma beberapa waktu yang lalu di blognya. Beliau mengatakan bahwa sudah saatnya kini kita mengapresiasi langsung tulisan orang lain, tidak hanya dengan membacanya saja. Baiklaahh… Mari kita beri apresiasi dengan menuliskan kesan pesan di blogpost sendiri seperti ini :p

Berikut 6 blog lokal favorit buwin yang sering dipantengin sehari-hari.

1. www.alodita.com

Screen Shot 2017-11-19 at 5.59.50 AM Continue reading

2

I Love Social Media

foto Matahari yang sedang optimis menatap masa depan. xD

I love social media 😊. Jujur aja deh, kalau ngga cinta, ngga mungkin akun medsos diurusin setiap hari 😆.

Hal yang unik dan ngga disangka, gara-gara media sosial, gue jadi lebih cinta negara sendiri. Aneh ngga? Rasanya ngga juga.

Gue perhatiin pemerintahan sekarang lebih terbuka dengan “dunia yang sudah berubah”. Walaupun secara individu kebanyakan dari mereka adalah Baby Boomers, tapi mereka ngga kolot dan mau belajar. Continue reading

0

Personal Branding: Keep Your Tantrum Offline!

Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim

**tulisan ini diikutsertakan dalam blog challenge Blogger Perempuan hari ke 3, dengan tema ‘mengapa memilih nama blog yang sekarang’**

Pernah saya mengunggah foto berupa kertas pendaftaran ke media sosial. Lalu teman saya berkomentar, “Gw baru tau kalau nama asli lo bukan windamaki”.

Lah, masa iya sih nama asli saya windamaki x))).

Ternyata “nama iseng” tersebut sudah cukup lengket dengan identitas saya. Dipikir-pikir lagi nama windamaki memang sudah saya gunakan sejak belasan tahun yang lalu. Sejak saya menjadi fangirling seorang penyanyi Jepang yang bernama Maki. (yhaa ketauan deh mata pernah berbinar melihat cowok cantik x))

dulu pajang foto Maki dimana-mana. sekarang pajang foto suami aja dah xD

Continue reading

2

Inspirasi Menulis Dari KonMari

Dari dulu saya berkeyakinan kalau semua orang wajib menulis. Materi tentang wajib menulis sering saya sebarkan dimana-mana; di status media sosial, di komunitas, bahkan di kantor tempat saya dulu bekerja. Bisa dibilang saya sering memaksa orang lain untuk menulis. Hehhe..

Namun pemikiran tersebut sempat terpatahkan ketika saya melihat karya seni orang lain. Di mana saya tahu persis bahwa karya yang indah tersebut dibuat dengan kesungguhan hati.

Continue reading

2

Setiap Orang Perlu Menulis, Termasuk Kamu :)

anak raja ulama besar
Berikut percakapan saya dengan teman saya beberapa waktu yang lalu 🙂


A: Ka winda, ga ngerti kenapa tiba tiba aku jadi punya cita cita menjadi penulis setelah baca blognya kk. Tapi aku ga ngerti harus mulai dari mana.

W:  Sebenernya winda juga pas mulai selalu gatau mau nulis apa, tapi setelah taawudz dan basmallah pasti ngalir sendiri (seriuss)

A: Tapi beneran aku suka ga pd ka, trauma si kayanya gara gara dibilang tulisannya lebay karena terlalu detail.

W: Kalau dibilang lebay sih winda juga pernah, lagian nulis emang perlu lebay dikit biar kesan nyampe ke pembaca, hahha. Dibilang ga punya kerjaan, dibilang ngapain sih nulis2 kayak gini, sampe dibilang tulisan winda ga bakalan laku dan ga ada yang mau baca juga pernah, hahhhaha (dan ini yang ngomong editor buku di perusahaan besar, pahitttt). Tapi kita memang ga bisa memuaskan keinginan semua orang, jadi ya biarin aja. Cape kalau mikirin orang yang ga suka, soalnya pasti banyak xD. Kita ikutin resep orang zaman dulu aja, “Menulislah dengan hati. Tulisan yang dibuat dari hati, akan sampai ke hati.”

A: Kayanya ini komen juga pake hati, soalnya nyampenya juga ke hati haha, iya ka aku mau mulai nulis lagi walaupun g tau apa yang mau ditulis hehe

Continue reading

1

setiap orang punya cerita..

Setiap orang punya cerita. Teringat ketika saya mengikuti workshop menulis di Kuningan City yang diisi oleh Ollie Salsabeela, sambil terpana melihat penampilannya yang menghipnotis saya mendengarkan dia bercerita.Beliau entah mengapa pernah terilhami untuk tiba-tiba berbicara kepada orang asing yang duduk di sampingnya di bandara dan kemudian bertanya, “Kau pasti punya kisah yang bisa diceritakan, Continue reading